Teknologi

Mengganti resolusi monitor secara manual di Linux

Mengganti resolusi monitor secara manual di Linux

Sebenarnya saat ini, linux distribusi apapun sudah memiliki mode deteksi otomatis untuk keperluan pengaturan resolusi layar monitor. Namun ada beberapa kondisi yang membuat hal ini tidak berjalan dengan baik, salah satunya adalah monitor. Monitor disini kebetulan saya menggunakan model yang tidak populer secara merek. Dalam tutorial ini, sebenarnya adalah dokumentasi saya dalam menangani resolusi monitor untuk monitor bermerek inforce 15 inch dengan maksimum resolusi adalah 1920 x 1080. Problem utamanya adalah saat konfigurasi di setting display linux maksimum hanya mencapai 1280 x 800, padahal rasio monitor tersebut adalah 16:9 bukan 16:10.

Ada 2 tools yang saya gunakan disini yaitu display, yang merupakan tools standar di linux jika anda menggunakan gnome based desktop. Lalu menggunakan xrandr untuk konfigurasi manual di terminal linux.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membaca dokumentasi monitor atau bisa mencari dari sumber di internet untuk mengetahui rasio dan maksimum resolusi layar monitor anda. Kemudian menggunakan perintah cvt untuk melihat ukuran resolusi pada VESA di linux.

nugroho@nugroho:~$ cvt 1920 1080
# 1920x1080 59.96 Hz (CVT 2.07M9) hsync: 67.16 kHz; pclk: 173.00 MHz
Modeline "1920x1080_60.00" 173.00 1920 2048 2248 2576 1080 1083 1088 1120 -hsync +vsync

Dalam perintah diatas, saya bermaksud untuk mengubah resolusi layar menjadi 1920×1080, sehingga saya perlu mengetahui modeline untuk dimasukkan nantinya. Pada baris ketiga, ada kalimat yang saya cetak tebal, kalimat ini akan digunakan untuk menambahkan perintah pada langkah selanjut nanti.

Langkah kedua, saya menggunakan xrandr untuk memasukkan mode resolusi baru, pada bagian setelah newmode merupakan informasi yang saya copy dari perintah sebelumnya:

nugroho@nugroho:~$ xrandr --newmode "1920x1080_60.00"  173.00  1920 2048 2248 2576  1080 1083 1088 1120 -hsync +vsync

Langkah ketiga, kita akan menambahkan mode resolusi ini ke monitor yang digunakan, untuk mengetahui monitor yang digunakan bisa menggunakan perintah berikut:

nugroho@nugroho:~$ xrandr --listactivemonitors 
Monitors: 1
0: +*VGA-1 1920/360x1080/290+0+0 VGA-1

Perintah diatas menunjukkan bahwa monitor saya, saat ini menggunakan VGA-1, informasi ini dapat digunakan untuk menambahkan resolusi yang kita tambahkan sebelumnya, sehingga dapat terdeteksi oleh tools display di desktop Linux. Berikut perintah yang digunakan:

nugroho@nugroho:~$ xrandr --addmode VGA-1 "1920x1080_60.00"

Selanjutnya, kita akan mencoba menguji hasil masukan resolusi baru tersebut menggunakan tools display. Pada gambar dibawah, dapat dilihat bahwa resolusi yang baru telah berhasil ditambahkan, dan pada kesempatan ini anda dapat langsung mengganti resolusi, serta memastikan apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau belum.

Display setting Linux

Perintah xrandr sebelumnya sebenarnya hanya bersifat sementara, artinya proses konfigurasi tersebut akan hilang setelah operating system anda melakukan reboot.

Jadi, jika hasilnya sudah sesuai dengan keinginan anda, langkah terakhir adalah menyimpan konfigurasi ini dalam profile desktop anda.

nugroho@nugroho:~$ sudo nano /etc/profile.d/external_monitor_resol.sh

Lalu copy paste perintah xrandr yang ada tulis tadi kedalam editor dan simpan dengan menekan tombol ctrl, X, Y, lalu Enter.

Dalam contoh diatas perintah yang saya copy paste pada editor adalah :

xrandr --newmode "1920x1080_60.00"  173.00  1920 2048 2248 2576  1080 1083 1088 1120 -hsync +vsync
xrandr --addmode VGA-1 "1920x1080_60.00"

Sampai tahapan ini, anda tidak perlu kwatir ketika nanti sistem operasi reboot, konfigurasi tidak akan berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *