Teknologi

Pertama kali mencoba Privy.id

Pertama kali mencoba Privy.id

Berprofesi menjadi dosen, aktivitas untuk tanda tangan adalah suatu hal yang biasa. Awalnya saya tidak begitu tertarik dengan layanan ini, namun karena beberapa kejadian selama masa pandemi, dimana tanda tangan saya banyak di salah gunakan oleh oknum mahasiswa. Kesalahan saya sebenarnya adalah mudahnya membubuhkan tanda tangan dengan menggunakan aplikasi tertentu tanpa memahami potensi ini. Artinya memang perlu ada sebuah mekanisme, dimana keabsahan dokumen tersebut. Saran dari seorang rekan dosen, akhirnya saya mencoba layanan privy.id. Sebenarnya sudah cukup lama saya mengetahui startup ini, namun tidak menjadi pengguna.

Tentang PrivyID

Startup PrivyID menyediakan aplikasi tanda tangan digital dalam bentuk sertifikat digital. Privy juga telah banyak digunakan oleh layanan perbankan dan memperoleh sertifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Sertifikat CA Kep. MENKOMINFO No. 789 Tahun 2019), Bank Indonesia (Penyedia Dukungan Fintech, Terdaftar Pasal 9 PBI 19/12/PBI/2017), Kementerian Dalam Negeri (No. PKS : 119/2541/DUKCAPIL & 040/PID-BD/PKS/III/2019), Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (Inovasi Digital Jasa Keuangan, e-KYC Cluster No. S-170/MS.72/2019) dan Standarisasi internasional TUV Rheinland (ISO IEC 27001 2013 Information Management Security, Registr. No 01 153 1735164)

Untuk proses registrasi bisa model layanan personal , dan sebelumnya anda cukup memasukkan berapa quota tanda tangan yang dibutuhkan, lalu klik tombol Hitung sebagai Personal. Kemudian anda akan mendapatkan pop up notifikasi di browser, dan pilih Belum, buat akun baru , untuk yang belum memiliki akun privy.

Mendaftar Personal privy.id

Untuk kebutuhan personal, menurut saya dari sisi harga cukup kompetitif, dan kebutuhan saya juga tidak seperti orang penting.. hehe.. Tapi jika memilih personal, anda akan mendapatkan quota gratis, sejauh saya mencoba, saya mendapatkan 15 quota untuk tanda tangan digital.

Dari sisi penggunaan

Privy memiliki kemudahan akses melalui web dan smartphone, untuk android dapat langsung di download melalui play store. Secara tampilan di android, privy cukup mudah, tinggal mencari dokumen yang akan di tanda tangani saja dan kemudian di share.

Setelah terinstall anda perlu membuat signature atau tanda tangan digital, yang dapat diakses melalui menu profile account anda, di pojok kanan.

Untuk menggunakan, cukup klik upload documents dan pilih model workflow kebutuhan anda, untuk saya kebetulan hanya untuk self sign.

Mendaftar Personal privy.id

Setelah anda pilih self sign, anda tinggal memilih dokumen yang akan di tanda tangani, beri nama atau keterangan dokumen tersebut dan klik Continue.

Mendaftar Personal privy.id

Kemudian setelah muncul tampilan diatas, klik Place Signature dan tempatkan tanda tangan pada bagian yang ada inginkan. Setelah proses ini selesai, bisa continue dan verifikasi menggunakan OTP SMS atau lebih mudah dengan biometric (tidak semua perangkat mendukung).

Mendaftar Personal privy.id

Sampai disini dokumen bisa anda download (Download Latest Version).

Dalam beberapa hal apps sudah cukup smooth, tapi masih ada beberapa proses yang cukup membutuhkan waktu beberapa detik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *